Home
|
Gempa Sumatera Barat October 2009 + TIPS menghadapi GEMPA |
|
|
|
|
Saya tidak bisa tidak menulis mengenai hal ini, karena meresahkan dan sangat memprihatinkan. Pertama-tama, saya turut berduka cita atas teman-teman dan keluarga yang kehilangan akibat musibah Gempa. Semoga yang ditinggalkan akan diberi kekuatan dan ketabahan. Musibah ini diluar kuasa manusia dan kita harus kuat dalam cobaan yang diberikan. Dalam artikel kali ini, selain mengekpresikan emosi, saya berikan juga tips yang saya dapat dari teman-teman yang lebih berpengalaman dalam gempa.
Saya tidak habis pikir mengenai gempa yang mengerikan terjadi hari ini di Padang dan Jambi, tentu saja resultnya paling mengerikan adalah di Padang. Bangunan ambruk dan perkiraan yang meninggal karena tertimpa sekitar 500-1000 orang. Setelah bencana Tsunami Aceh, ini adalah peristiwa yang menyita perhatian publik. Bahkan salah satu stasiun tv sudah memberikan tagline "Duka di Bumi Andalas".
Beberapa minggu lalu, di Jakarta gw merasakan gempa yang merupakan efek dari gempa di Tasikmalaya, ternyata gempa tersebut menjalar menuju timur dan kembali lagi ke barat (sukabumi) dan kembali menghantam Padang. Memang sangat mengerikan, betapa gempa yang sangat jarang terjadi di Indonesia kini menjadi topik yang perlu diperhatikan, terutama para penduduk Jakarta yang berkantor di gedung bertingkat dan tinggal di apartment.
Bekerja di perusahaan Jepang memberikan suatu keuntungan karena gedung tempat gw bekerja memiliki teknologi Jepang anti-gempa, yang tentu saja ada batas kekuatannya. Walau begitu, beberapa tips yang diberikan oleh teman-teman Jepang yang sudah terbiasa menghadapi gempa adalah: berlindung di kamar mandi, bawa helm, bawa botol air, dan jangan berlindung dibawah meja yang bahannya ringkih, jangan juga terburu-buru berlari lewat tangga karena tangga adalah bagian yang rapuh dalam suatu konstruksi gedung.
Memang paling aman adalah berada di luar dan jauh dari jangkauan gedung,karena terhindar dari reruntuhan dan kaca. Bila memang tidak memungkinkan lari, coba berlindung di dekat pilar, selain itu coba mencari tempat yang lebih tinggi.
Satu hal yang kurang di Indonesia adalah kurangnya latihan evakuasi, dan persiapan dalam menghadapi musibah. Padahal survival kit yang isinya pisau, tali, biskuit, coklat bar, obat, dll itu penting sekali untuk disiapkan baik dirumah, kantor dan mobil.
Mungkin sekarang ini, gempa yang sering terjadi memberikan kita kesempatan untuk lebih waspada dan prepare banyak hal. Jangan malas mempersiapkan diri.
Terlampir adalah gambar reruntuhan di Padang dan perbandingan gempa yang saya ambil dari salah satu blog geologi. |
|
Last Updated ( Thursday, 01 October 2009 )
|
JoomlaStats Activation Module
|
|
|
|
|
|
Newsletter counter
|