Home arrow Inner Obsession arrow Komentar Bebas arrow Overload Advisory
Overload Advisory PDF Print E-mail
Selama 2 minggu ini, kayaknya kerjaan gw udah mulai overload sehingga gak sempat memberi "kontribusi" bagi masyarakat dengan tulisan gw. Jadi sembari curhat dan melepas lelah, gw akan cerita sedikit tentang bahaya kerja overload...apalagi jika elo adalah seorang Strategic Advisor

Nyaris gw tidak menikmati weekend selama 2 minggu ini karena memang banyak pekerjaan dan terutama pekerjaan administrasi yang harus diselesaikan. Kalau banyak meeting dan negotiation, itu nyaris tiap hari, tapi setelah dirumah kadang masih harus menyambung dengan kerjaan admin...seperti follow up email dan diskusi, itu yang bikin tepar - apalagi kalo misalnya dealing dengan foreign partner yang jamnya beda 12 jam.

 Dari sini, gw merasa bahwa gw harus berhenti sejenak. Lebih berpikir strategis, tidak terburu2 dan lebih menikmati hidup. Padalah gw udah punya partner lokal baru yang seharusnya memberikan kontribusi lebih dan meringankan beban, tapi ternyata masalah baru juga datang. Orang-orang sok tau akan bilang ini adlaah time management,..fuck them. Cuma orang males yang bisa ngomong gitu. Dengan kerjaan gw sebagai Strategic Advisor, berpikir dan bertindak adalah sesuatu yang konkret dan tidak bisa ditawar.

Tidur gw udah gak beraturan, minimum jam 2 pagi dan jam 05.00 udah harus bangun dan menyusuri macetnya Sudirman. Nah, untuk mencegah badan gw rontok, gw harus menghentikan langkah. Tidak ada cara lain. Disini gw melihat bahwa "membatasi diri" adalah sesuatu yang penting, karena pada waktu itu, gw sempet sebelum meeting terkena migrain..ini adalah akibat dari masuk angin yang diteruskan.

Ada cara lain sih, yaitu untuk menghentikan project, tapi skip kesempatan adalah sesuatu yang berat untuk gw lakukan. Bukan rakus uang dan sukses, tapi dengan melakukan hal itu, artinya gw sudah tidak mengimani keyakinan gw dan tidak menghargai berkat yang sudah Dia berikan. Dalam kelelahan, 15 detik doa ataupun meditasi spiritual pun penting. Gw sering kali hanya bisa bilang dalam hati "ya Tuhan, terima kasih atas kesempatan ini".

Selain itu, karena masalah overweight, gw juga harus mempunyai waktu khusus setidaknya 2 jam tiap hari untuk exercise. Susah ngatur waktunya, tapi itu harus dilakukan karena gw ikut program Biggest Loser Asia Club, dan gw udah janji dengan diri sendiri.

Jadi, sekarang ini gw akan beristirahat dan melewatkan waktu bersama istri tercinta. Nothing better than a loving family. Gw ga munafik, tapi emang bener begitu. Gw juga ga bilang bahwa everything should be in balance, karena toh ini mustahil untuk dilakukan apalagi kalo elo mau sukses. No pain no gain, bro. but, batasi pengorbanan itu, apalagi kalau menyangkut orang lain.

 
Next >

Ini kudu dibaca!

RocketTheme Joomla Templates